Unsulbar Optimis Bakal Berstatus Perguruan Tinggi Negeri

MAMUJU, KOMPAS.com - Pihak Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) optimistis perguruan tinggi swasta itu pada Maret mendatang akan berstatus negeri.
“Unsulbar akan berstatus negeri pada bulan Maret tahun ini, kami sangat optimistis akan itu,” kata Rektor Unsulbar, Aksan Jalaluddin, di Mamuju, Rabu (20/2/2013).

Ia mengatakan, peraturan presiden penegrian Unsulbar akan segera terbit setelah sebelumnya juga Komisi X DPR RI setuju Unsulbar, yang saat ini masih di bawah yayasan dan berstatus swasta, untuk dinegerikan.

“Makanya kami sangat optimistis Unsulbar dapat menjadi kampus berstatus negeri memajukan pendidikan di sulbar agar semakin maju dan berkembang,” katanya.

Gubernur Sulawesi Barat mengungkapkan, Komisi X DPR sangat mendukung terhadap peningkatan status Universitas Sulbar di Kabupaten Majene untuk menjadi perguruan tinggi negeri begitu juga pemerintah pusat.

“Pemprov Sulbar telah melakukan pertemuan dengan anggota Komisi X DPR dan juga pemerintah pusat mereka menyatakan dukungannya,” kata Gubernur Sulbar.

“Kita berjuang semoga pemerintah ditingkat pusat menyetujui Unsulbar berstatus negeri, paling lambat bulan Maret tahun 2013 mendatang, karena dengan berstatus negeri Unsulbar akan mendapat bantuan pemerintah pusat untuk pembangunannya agar dapat cepat maju dan berkembang,” katanya.

Menurut dia, selama ini Unsulbar dibangun pemerintah yang diwadahi oleh sebuah yayasan. Sejak dibangun pada 2010 lalu, pembangunan kampus Unsulbar yang menggunakan anggaran APBD Sulbar telah menghabiskan dana sekitar Rp 9,3 miliar.

Ia mengatakan, selain memberikan bantuan anggaran yang digunakan untuk membebaskan lahan dan untuk pembangunan gedung kampus Unsulbar, pemerintah Sulbar juga memberikan bantuan kendaraan roda empat, tiga unit dan Bus kepada pengelola Unsulbar.

Kampus Unsulbar yang memiliki luas lahan sekitar 30 hektar, memiliki sekitar 3.000 mahasiswa setelah dua tahun lebih melakukan penerimaan mahasiswa baru. Unsulbar memiliki sejumlah fakultas, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Fakultas Teknik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Mipa).

Kemudian Fakultas Peternakan dan Perikanan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Keguruan.