DEWI SARASWATI

Ilmu pengetahuan merupakan salah satu unsur untuk meningkatkan tarap hidup manusia. Betapa pentingnya ilmu pengetahuan itu bagi manusia sehingga di dalam ajaran Agama Hindu diabadikan dalam bentuk simbolis Dewi Saraswati. Saraswati adalah sebuah nama suci untuk menyebutkan sosok Dewi Ilmu Pengetahuan. Kata Saraswati berasal dari kata “saras” dan “wati”. Saras memiliki arti mata air, terus menerus atau sesuatu yang terus menerus mengalir. Sedangkan kata wati berarti memiliki. Dengan demikian Saraswati berarti sesuatu yang memiliki atau mempunyai sifat mengalirkan secara terus menerus air kehidupan dan ilmu pengetahuan. Dewi Saraswati digambarkan sebagai seorang wanita cantik yang bertangan empat. Perihal sosok cantik untuk menggambarkan Dewi Saraswati, sesunguhnya mengandung arti simbolis. Bahwa apa yang digambarkan cantik itu pasti menarik, karena Dewi Saraswati adalah Dewi ilmu pengetahuan, maka tentu saja akan membuat umat manusia tertarik untuk mempelajari ilmu pengetahuan itu sendiri. Ketertarikan di sini jelas bukan dari segi fisik biologis, melainkan harus dilihat etis-religius. Bahwa mempelajari ilmu pengetahuan sebenarnya adalah salah satu bentuk bhakti kita kepada Dewi Saraswati. Tentu saja ilmu pengetahuan yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. Ilmu pengetahuan merupakan harta yang tak ternilai harganya, sebab selama manusia itu hidup, ilmu pengetahuan yang dimilikinya tidak akan habis atau berkurang malah akan bertambah terus sesuai dengan kemampuannya menyerap ilmu pengetahuan. Lain halnya dengan harta benda duniawi yang sewaktu-waktu bisa habis, kalau tidak cermat memanfaatkannya. Ilmu pengetahuan merupakan senjata yang utama dalam meningkatkan kehidupan dunia ini. Orang bisa mencapai kedudukan yang terhormat, kewibawaan, kemuliaan kalau memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi.

Dalam ajaran Tri Murti menurut agama Hindu, Sang Hyang Aji Saraswati adalah saktinya/kekuatan Sang Hyang Brahma. Beliau diwujudkan sebagai wanita cantik bertangan empat lengkap dengan berbagai atributnya antara lain: wina/alat musik, teratai, genitri, cakepan/kitab. Disamping itu terdapat pula burung merak dan angsa. Dari semua atribut itu memiliki makna sebagai beikut:

 

  1. Genitri adalah lambang bahwa ilmu pengetahuan itu tidak pernah berakhir sepanjang hidup dan tak akan pernah habis dipelajari.
  2. Cakepan/kitab adalah lambang sumber ilmu pengetahuanWina/alat musik adalah mencerminkan bahwa ilmu pengetahuan dapat mempengaruhi rasa estetika/keindahan dari manusia.
  3. Teratai sebagai stana / linggih Hyang Widhi.
  4. Burung merak melambangkan bahwa ilmu pengetahuan itu agung dan berwibawa.
  5. Angsa adalah simbul dari kebijaksanaan untuk membedakan antara yang baik dengan yang buruk. Dan juga angsa merupakan lambang kekuasaan di ketiga dunia (tri loka) karena ia bergerak di tiga unsur alam yaitu di air, darat maupun di udara.

    saraswati.jpg

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang berfungsi sebagai tempat bagi kalangan pendidik untuk melaksanakan proses pembelajaran kepada anak didiknya. Sangat tepatlah sekolah yang berada di daerah Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu dibuatkan monumen ilmu pengetahuan dalam bentuk patung Dewi Saraswati untuk mengabadikan symbol suci ilmu pengetahuan. Hal ini dapat memberi ciri khas dan wibawa sekolah sebagai tempat untuk menuntut ilmu pengetahuan. Di samping tujuan tersebut dapat juga bermanfaat dalam proses pembelajaran di antaranya, yaitu :

  • sebagai motivasi belajar bagi anak didik
  • sebagai media pembelajaran agama Hindu
  • sebagai obyek dan media dalam pembelajaran seni rupa
  • sebagai salah satu unsur untuk menciptakan keindahan halaman atau taman sekolah

No Responses

Tinggalkan Balasan